Berbicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sebuah lembaga Negara yang mempunyai kewenangan penuh dalam pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dari mulai penanganan bahkan sampai penahanan. Tetapi apa hendak dikata ketika berbicara KPK adalah bagian dari Negara yang teknis anggaran serta aturan ada di bawah kewenangan DPR-RI dan Pemerintah Pusat,  maka pada saat ini KPK mendapatkan permasalahan ketika KPK menginginkan sebuah gedung baru untuk ke efektifan kinerja, karena sangat logika sekali ketika kapasitas Gedung sekarang yang sudah overload, dan selama bertahun-tahun KPK masih status menumpang, pantas ketika muncul sebuah kesimpulan “bagaimana mau efektif bekerja wong fasilitas aja masih belum memadai”, mungkin itu hanya ucapan kejenuhan atau memang sebetulnya seperti itu ??

Katanya KPK sudah mengajukan gedung baru ini ke DPR pada tahun 2008, tetapi jelas yang didengar bahwa sampai tahun 2012 permohonan itu belum juga terakomodir padahal itu untuk kepentingan Tegaknya Hukum di Negara Indonesia, koq saya jadi membandingkan apakah masih ingat renovasi Toliet di DPR-RI katanya mencapai kurang lebih 2 Milyar dan itu sudah terealisasi, padahal itu hanya untuk kepentingan pribadi (Buang Air)

Coba kita lirik sedikit ke dalam internal KPK, kapasitas gedung yang dihuni sekarang yang berada di jalan kuningan seharusnya berkapasitas kurang lebih 300 orang, tetapi sampai saat ini KPK beranggotakan kurang lebih 700 orang, bayangkan ketika kondisi tersebut terus menerus di pertahankan ? kita tidak tau sejauh mana KPK bekerja afektif dengan kondisi saat ini, tetapi kenyataannya sudah banyak prestasi KPK yang sering kita dengar, dan itu menjadi alasan utama untuk terus dan selalu Dukung KPK.

Dengan adanya permasalahan seperti ini, masyarakat serta mahasiswa diseluruh Indonesia mencoba menggalang dana dengan tema saweran KPK, dari sini kita bisa menilai ternyata masih banyak orang Indonesia yang masih peduli dengan KPK, tetapi masih banyak juga yang kurang respon terhadap KPK karena masih ada juga yang menganggap KPK udah kaya koq, KPK lembaga Negara koq, dan masih banyak komentar-komentar yang lainnya.

Bersamaan dengan itupun KMRT di Tasikmalaya melaksanakan juga yang namanya Saweran KPK, yang tiada lain tiada bukan sama seperti yang kawan-kawan daerah lain lakukan, yaitu Penggalangan dana untuk membantu KPK dalam pengadaan Gedung Baru.

Dari mulai tanggal 01 Juli 2012, KMRT mengadakan Kegiatan saweran untuk KPK. KMRT mengagendakan saweran ini selama satu minggu yang dimulai dari tgl 1 Juli sampai tgl 8 Juli 2012, rangkaian saweran ini KMRT konsep dengan berbagai acara yang sekira menarik perhatian masyarakat, seperti acara music, penampilan sulap yang mana KMRT telah kordinasi dengan pecinta sulap Tasik, serta pembagian selembaran-selembaran dan acara orasi keliling untuk mensosialisasikan dan mengobarkan semangat Anti Korupsi di kalangan masyarakat.

Sasaran yang dibidik oleh KMRT adalah tempat keramain seperti alun-alun atau jantung Kabupaten Tasikmalaya, lalu KMRT menyisir dan mendatangi Para pedagang Kaki Lima serta pedagang-pedagang toko yang ada disekitar Alun-alun, tidak lupa pula para penguna jalan baik pejalan kaki pengguna motor dan mobil. Selama 2 hari KMRT berhasil mengumpulkan uang recehan dan lembaran rupiah kecil kurang lebih sebanyak Rp 570.000,- yang mana domina penyumbang itu memberikan seribu rupiah.

Dari hasil ini kami KMRT tidak patah semangat karena melihat nominal yang tidak begitu banyak dan tidak ada mitra di daerah yang melakukan hal seperti ini, tetapi KMRT lebih kepada penyadaran dan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya gerakan anti korupsi dan betapa pentingnya Masyarakat tau apa itu korupsi dan bagaimana terjadinya korupsi, dan apa akibat buruk atau dampak dari tindak Pidana Korupsi bagi masyarakat.

Ada hal yang sangat penting bagi kami dalam kegiatan ini dan pasti akan kami jadikan pengalaman dan pembelajaran yaitu betapa berat Amanat untuk menjaga nama baik Tanah Air ini, dan kita punya keyakinan ketika Rakyat mau bersatu dan bergrak maka tidak akan menutup kemungkinan cepat atau lambat kita menuju Indonesia yang Baik dan bersih, tetapi disamping itu kita juga punya PR yang tidak boleh dilupakan, yaitu memberikan informasi dan mencerdaskan rakyat adalah hal yang harus didahulukan sebelum kita bergerak dan bersatu untuk meenuju Indonesia Baru (Good & clean Governance).

 

Kami akan tetap serukan sebuah alunan lagu

 

Kami masih disini

Untuk terus mengabdi

Menuntut reformasi yang sedang mati suri

Katanya reformasi, nyatanya dagang sapi

Lawan … lawan…semua bentuk Korupsi

 

 

 

KOALISI MAHASISWA & RAKYAT TASIKMALAYA

PRESIDENT

 

OPAN HAMBALY