Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya di jalan Bojongkoneng, Kecamatan Singaparna, Senin (21/9). Mereka menyuarakan beberapa tuntutan seperti penuntasan kasus korupsi.

Salah satu kasus yangdisoroti oleh KMRT yakni indikasi korupsi utang Pemkab sebesar Rp. 9 miiliar kepada pihak swasta. KMRT menilai kasus tersebut menjadi bukti Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum tidak bisa mengontrol dan mengatur keuangan daerah.

“Banyak kasus korupsi yang terkesan kabur, seperti utang Pemkab kepsda swasta 9 miliar, korupsi DAK Disdik sebesar 30 miliar tahun 2013 lalu,” papar Ketua KMRT, Opay Hambali kepada wartawan, Senin (21/9).

Massa aksi juga menilai banyaknya permasalahan dan kasus di Kabupaten Tasikmalaya sebagai bukti ketidakmpuan pimpinan daerah menjalankan roda pemerintahan.

“Berdasarkan banyaknya kasus di Kabupaten Tasik, kami menuntut Bupati dan Sekda Kabupaten Tasik mundur dari jabatannya, karena telah gagal membawa Kabupaten Tasikmalaya kepada perubahan,” tuntut Opan dalam orasinya. (Irpan/WP)http://www.wartapriangan.com/category/berita-tasikmalaya/